Pengukuran Daya Listrik

A.     TUJUAN PERCOBAAN

  1. Menentukan daya listrik dengan metode Voltmeter-Amperemeter DC.
  2. Menentukan daya listrik dengan metode 3 Voltmeter-3 Amperemeter AC.

B.     ALAT DAN BAHAN

  1. 1.       Pengukuran daya listrik dengan metode Voltmeter-Amperemeter DC.
    1. Voltmeter dan Amperemeter DC.
    2. Bohlam.
    3. Power Supply.
    4. Konektor.
  2. 2.       Pengukuran daya listrik dengan metode 3 Voltmeter-3 Amperemeter AC.
    1. 3-Voltmeter dan 3-Amperemeter AC.
    2. Bohlam.
    3. Potensiometer.
    4. Power Supply.
    5. Konektor.

C.     DASAR TEORI

  1. 1.       Pengukuran daya listrik dengan metode Voltmeter-Amperemeter DC.

Menurut persaman , setiap saat daya yang diberikan arus I melalui suatu perbedaan tegangan V adalah P = Vi. Bila tegangan dan arus itu tetap besarnya dan nilainya masing-masing V dan I, maka daya menjadi :  P = VI.

  1. 2.       Pengukuran daya listrik dengan metode 3 Voltmeter-3 Amperemeter AC.

Dalam pengukuran fase, dapat dilakukan pengukuran dengan menggunakan 3 alat ukur  voltmeter dan atau amperemeter. Bila dilakukan pengukuran dengan menggunakan voltmeter maka diperoleh V1, V2, dan V3.

V32 = V12 + V22 + 2 V1V2 cos j

W = V1 I cos j = V1         cos j

=          (V32V22V12)

Dengan menggunakan cara tiga alat ukur amperemeter maka bila masing-masing alat ukur menunjukkan I1, I2, dan I3, maka

I32 = I12 + I22 + 2I1I2 cos j

W = V I1 cos j = I2RI1 cos j

=          (I32I22I12)

lebih lengkap download ja di Pengukuran daya listrik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s